Mengejutkan, Ternyata Ganja Banyak Manfaatnya Lho

Mengkonsumsi narkoba memang dapat membahayakan dan bisa menyebabkan kematian, oleh karena itulah menggunakan narkoba sangat dilarang keras. Salah satu jenis narkoba adalah ganja, mungkin semua orang tau dengan narkoba yang satu ini.

Sejak pohon ini dikenal oleh manusia, belum pernah ada satu orangpun yang tercatat overdosis karena mengkonsumsi ganja. Di sisi lain, pada tahun 2010, 38.329 orang meninggal akibat overdosis narkoba. Enam puluh persennya berasal dari resep obat. Pada tahun yang sama, 25.692 orang meninggal disebabkan sesuatu yang berhubungan dengan alkohol. Mungkin kamu pengen mencoba menjadi orang pertama yang mati karena ganja?

Baik di Tanah Air maupun hampir di seluruh dunia marijuana atau ganja adalah salah satu jenis narkotika yang dilarang, dalam bentuk kepemilikan, penggunaan, produksi atau transaksi lainnya. Namun, ada beberapa negara seperti Belanda, Uruguay, Kamboja, Portugal dan beberapa negara lainnya sudah membebaskan masyarakatnya mengosumsi ganja secara legal.

Sebagai jenis narkoba ganja memang sudah menjadi tanaman yang paling terkenal di penjuru dunia. Tak bisa dipungkiri, ganja juga telah mengalami bentuk pemberitaan yang tidak objektif dan cenderung negatif. Tapi tahu kah kalian ternyata dibalik ganja tersembunyi beberapa fakta yang mungkin belum kalian ketahui.

Baiklah, mimin akan ngejelasin sedikit fakta-fakta tentang ganja yang belum banyak diketahui orang.

Ganja Terbukti Dapat Mengobati Berbagai Penyakit

Ternyata sudah ada beberapa kasus medis yang telah menunjukkan bahwa tanaman ini nyatanya terbukti efektif bagi pasien yang tengah menjalani kemoterapi kanker untuk mengurangi rasa mual. Ganja juga dapat membantu merangsang nafsu makan bagi pasien AIDS, serta mengurangi tekanan intraokular pada orang yang memiliki glakumo.

Tak hanya itu saja, ternyata pasien dengan gangguan neurologis juga dapat sembuh dengam mengkonsumsi ganja untuk mengurangi kelenturan otot karena ganja memiliki bahan kimia khusus di dalamnya yang membantu saraf dan meningkatkan aliran darah di otak.

Ganja Lebih Aman daripada Rokok dan Alkohol

Ganja memang sudah mendapatkan statusnya sebagai salah satu jenis narkotika, dengan stigma barang negatif dan berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan. Tapi gaes kalian ada yang tau gak kalau sebenarnya rokok dan alkohol jauh lebih berbahaya ketimbang ganja? Mungkin kalian gak percaya, tapi ternyata benar adanya.

Dibangding dengan rokok dan alkohol, ganja lebih aman karena hanya menimbulkan efek hiteria saja bagi penggunanya dan bandingkan saja dengan rokok yang memberikan efek buruk bagi kesehatan tubuh dalam jangka waktu yang panjang. Sedangkan alkohol, minuman yang dapat memabukan ini dari data yang telah di keluarkan oleh WHO pada tahun 2012 telah tercatat ada satu orang yang mati setiap 10 menitnya.

Dan hal ini juga belum termasuk dengan penyakit kronis yang bisa diakibatkannya seperti sirosis hati, turbolosis dan kanker yang selalu setia menanti para pecandu alkohol.

Tingkat Ketergantungan Ganja Rendah

Seperti yang kita ketahui bahwa sulitnya bagi pecandu rokok, alkohol bahkan narkoba terlepas dari ketergantungan mereka terhadap zat-zat adiktif tersebut. Bisa kita lihat seseorang yang sudah kecanduan terhadap rokok akan sulit sekali untuk berhenti merokok padahal rokok sama sekali tidak memiliki efek candu seperti alkohol dan bahkan juga tidak memiliki efek euforia seperti layaknya ganja.

Akan tetapi pada kenyataannya ganja tidak selalu membuat pemakainya kecanduan dan ingin selalu menghisapnya. Hal ini diperkuat dengan keterangan Dr. Sanjay Gupta mengatakan kepala kores ponden Medis CNN bahwa ganja tidak seadiktif seperti yang di perkirakan dan di dalam laporannya ini menyebutkan bahwa ganja hanya mengakibatkan ketergantungan sekitar 9-10% pada orang dewasa. Angka ini sangat jauh dari kokain yang bisa mencapai 20% dan heroin sekitar 25% dan yang paling besar adalah rokok sekitar 30% di seluruh dunia.

Banyak Orang Sukses yang Menggunakan Ganja

Maya Angelou, Martha Stewart, Morgan Freeman, Ted Turner, Michael Bloomberg dan bahkan Rush Limbaugh adalah orang-orang yang sukses, selain sukses dibidangnya masing-masing ternyata mereka adalah pengguna setia ganja. Mereka menggunakannya ketika sedang ingin membutuhkan istirahat yang cukup. Tentu hal ini harus dengan aturan, jangan sampai penggunaannya berlebihan. Kalau berlebihan, alih-alih sukses, kamu malah hidup dalam impian doang.

Ganja Bisa menjadi Obat Tidur yang Ampuh

Diera yang serba cepat saat ini, tidur menjadi salah satu permasalahan yang utama. Banyaknya beban hidup dan pekerjaan yang menumpuk membuat serta gaya hidup yang berubah kadang membuat orang sulit untuk memejamkan mata.

Padahal ia besok akan melakukan aktivitas lagi di pagi hari. Oleh karena itu banyak orang yang beralih untuk mengkonsumsi obat tidur sebagai solusinya. Namun jika terlalu sering mengkonsumsi obat tidur kita akan merasakan efek samping pada kesehatan tubuh kita.

Sebenarnya alam sudah lama menyediakan obat tidur yang lebih efektif ketibang obat tidur yang banyak dikonsumsi orang saat ini, yaitu ganja. Tak hanya mampu memberikan efek euforia saja, ternyata ganja juga bisa menjadi obat tidur yang ampuh.

Cara menggunakan ganja yang benar ternyata bukanlah di hisap melainkan dikunyah. Dengan mengunyah ganja konon orang akan dapat tidur lebih nyenyak.

Ingat ya. DIKUNYAH, BUKAN DIHISAP. Kalau dihisap, emang kamu pikir ganja itu vitacimin?