Pemula, Inilah Yang Wajib Diketahui Sebelum Mainin ‘Inline Skate’

Pepatah roda itu berputar memang benar-benar sering terjadi di kehidupan maupun di tren fashion. Jika dulu tren rollerblade atau sepatu roda yang sempat populer di era 1990-an kembali lagi digandrungi beberapa tahun belakangan ini. Jalan mulus dan skate-park udah pasti jadi tempat wajib berseluncur setiap hari.

Mungkin bagi kalian pemain sepatu roda, tentunya kalian mengetahui tiga gaya yang paling populer ini, yaitu street, race dan figure. Gaya street udah pasti menuntut Kawan Muda buat banyak loncat, grind dan freestyle kaya anak-anak skate. Kalo race pastinya buat balapan, sementara figure menuntut lo ngelakuin gerakan balet dengan sepatu rodanya.

Kini emang udah bukan hari-hari kejayaan sepatu roda (roller skates) dengan roda logam. Saat ini, banyak orang lebih memilih inline skate, yang menawarkan empat (atau lima) roda yang diatur dalam satu baris untuk memberikan kontrol dan keseimbangan yang lebih baik.

Inline skating dilakukan untuk berbagai keperluan, mulai dari sebentuk transportasi hingga sarana olahraga dan untuk sebagian orang menjadi olahraga kompetitif.

Sejarah Inline Skates

Sepatu roda (roller skating) awal muncul di pertunjukan opera Eropa. Pada saat itu panggung yang mereka gunakan diatasnya diberikan es, dengan menggunakan es di atas panggung ternyata dianggap tidak praktis untuk adegan yang memerlukan gerakan ice skating, jadi mereka menggunakan sepatu roda untuk menciptakan gerakan ice skaters.

Selanjutnya, roller skating mengalami booming pada tahun 1970-an. Popularitas yang luas menyebabkan munculnya olahraga baru seperti figure, speed, derby dan freestyle skating. Setelah booming pada tahun 1970-an, roller skating bertahan tetapi tidak lagi menjadi hits.

Popularitas skating muncul kembali di tahun 1990-an ketika konsep berubah dari roller skating menjadi inline skating. Inline skate menjadi pengganti untuk roller skate dan segera digemari banyak orang hingga saat ini.

Dengan boomingnya jenis sepatu semacam ini membuatnya memiliki banyak jenis, nah bagi pengemar inline skate wajib tau jenis-jenis inline skate ini yaa

Jenis Inline Skate

Inline skate dapat digunakan hampir di mana saja asal tersedia landasan yang keras dan rata. Dimainkan di kota-kota, taman, atau gang, setiap lingkungan yang berbeda menuntut jenis inline skate yang berbeda pula. Untuk menentukan jenis skate yang sesuai, identifikasi tujuan utama Anda melakukan skating. Bagi mereka yang belum yakin, mulailah dengan membeli sepasang inline skate serbaguna.

Berikut adalah jenis inline skate yang bisa Anda pilih:

Multipurpose Inline Skate

Jika hanya ingin untuk bersenang-senang saja atau untuk olahraga, kamu bisa milih jenis sepatu yang multipurpose inline skate. Sebagai tambahan, inline skate jenis ini biasanya memiliki harga paling terjangkau. Body multipurpose inline skate biasanya terbuat dari plastik dengan busa di dalamnya, dan pengencang yang menggunakan gesper, tali, atau keduanya.

Hockey Skate

Hockey inline skate, jenis ini cocok untuk digunakan dalam arena karena tidak memiliki penyerap guncangan yang cukup untuk menangani medan kasar luar ruangan. Hockey inline skate hanya cocok digunakan jika Anda berencana bermain hoki inline kompetitif atau berencana hanya meluncur di gelanggang dalam ruangan.

Speed Skate

Sepatu jenis yang satu ini di rancang khusus untuk kecepatan tinggi dan tidak memiliki rem, sehingga dapat berbahaya ketika digunakan di tempat umum.

Agressive atau Trick Inline Skate

Inline skate jenis ini dirancang untuk melakukan berbagai trik seperti melompat, rail slide atau half pipes yang biasanya dilakukan di taman skate. Skates jenis ini dianggap paling tahan lama karena dirancang mampu menahan benturan saat memainkan berbagai gaya skating agresif.

Skate Shoes

Roller atau skate shoes adalah jenis sepatu yang memiliki roda di dalam tumitnya, sehingga memungkinkan pemakai untuk berjalan, berlari dan meluncur setiap saat.

Sepatu jenis ini merupakan alternatif kasual untuk inline skate tetapi memiliki batasan dalam aspek mobilitas dan jangkauan penggunaannya.

Nah buat kalian yang baru dalam dunia olahraga sepatu roda ini ada baiknya kalian harus tau beberapa hal dasar yang dibutuhin supaya mainnya tetep asik.

Letak roda

Buat lo yang udah gedek di era 90an tentunya lo tau dong dengan dua tipe sepatu roda yang ada di Indonesia. Pertama adalah inline skate yang letak rodanya sejajar membentuk satu garis lurus di tiap sepatu. Kemudaian yang kedua ada Sepatu yang quot skate yang letak rodanya membentuk dua garis lurus di sepatu, –mirip kayak ban mobil.

Tentunya model yang ini udah pasti dibuat bagi mereka yang masih belajar ‘seluncur’, sementara yang inline buat siapapun yang udah bisa jaga keseimbangannya sambil meluncur.

Ankle strap

Ini merupakan hal yang paling penting saat ingin menggunakan sepatu roda. Kamu jangan sampai lupa pasang ankle strap, apapun bentuk sepatu yang lo gunakan. Ankle strap adalah tali pengikat yang ngencengin sepatu roda lo di bagian pergelangan, mata kaki, dan tumit.

Tujuannya adalah melindungi bagian paling lemah di kaki manusia itu dengan cara mempersempit ruang geraknya. Rasanya emang engga enak (makanya jangan dirasain), tapi hal ini perlu dilakukan baik buat yang baru belajar atau udah jago sekalipun. Kalo lo cedera kan bahaya juga gaes.

Gliding

Gliding adalah teknik yang bener dan wajib lo terapin kalo lagi main sepatu roda. Makin cepet lo meluncur, usahain badan makin rendah. Fungsinya cuma satu yaitu jaga keseimbangan depan dan belakang.

Dalam balapan, kaki biasanya dibuka lebih lebar dari bahu buat menjaga jaga arah jalan tetep lurus. Sementara itu, posisi kaki dibuat senyamannya mungkin ketika lagi freeskating. Figure skate udah pasti menuntut pemainnya bisa gliding dengan baik di segala posisi, termasuk posisi mundur. Kebayang kan kayak gimana.

Teknik rem

Setiap sepatu roda punya cara yang berbeda-beda dalam teknik ngerem. Ada yang remnya diletakkan di belakang atau di depan sepatu. Biasanya, jenis rem di depan dipakai buat yang pengen nyantai atau jalan-jalan doang. Bisa juga dipakai balapan asal hati-hati aja supaya remnya engga sengaja keinjek.

Tapi sepatu figure skate udah pasti letak remnya ada di belakang dan fungsinya bukan cuma buat berhenti tapi jadi tumpuan ketika ngelakuin gerakan balerina yang indah. Ada juga yang engga ada remnya, misalnya aja di sepatu freeskate.

Besar roda

Jika kalian hanya ingin skete nyantai doang, ada baiknya jika kalian memilih untuk menggunakan roda yang kecil. Dengan ukuran rata-rata antara 72-100 milimeter. Kontrol sepatunya bakal gampang banget dan nyaman juga buat berkelok-kelok. Pas lah buat berseluncur keliling tempat bersepatu roda.

Nah, beda cerita kalau lo udah pada jago main sepatu rodanya, udah bisa pakai roda yang ukuran gedek kok. Soalnya semakin besar diameter rodanya, semakin cepet laju sepatunya tapi makin susah juga buat dikendaliin.

Pelindung

Mau sejago apapun loh, tetap jangan pernah tinggalin yang satu ini. Yapss pelindung, sebelum main skate wajib banget kalo lo pakai pelindung siku, lutut dan helm. Kalo perlu, pakai juga sarung tangan pelindung supaya engga luka parah-parah banget ketika jatoh.

Selamat bermain pemula ?