Fakta Menarik Mengenai Yakuza, Mafia Sangar Asal Jepang

Yakuza, jika mendengar nama organisasi yang satu ini tentunya agak sedikit ngeri ya guys! Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Yakuza adalah sebuah kelompok kriminal yang terorganisir di Jepang. Kelompok ini bekerja layaknya seorang mafia yang ada di Amerika dan mungkin jika di Indonesia hampir sama dengan preman.

Akan tetapi Yakuza merupakan sebuah organisasi yang profesional bahkan memiliki kantor dan populer di seluruh lapisan masyarakat.

Meski terkenal, namun kehidupan mereka sangat rahasia dan misterius. Bahkan tidak ada yang mengetahui kapan dan dimana mereka akan muncul. Tak hanya terkenal misterius, geng ini juga dikenal sangat keras dan sadis. Mereka tidak akan segan-segan menghabisi siapapun yang mencoba melawan dan menghalangi mereka.

Mungkin sebelumnya mimin telah ngebahas, Fakta Tentang Wanita Yakuza dan kali ini mimin akan ngelanjuti dengan ngebahas lima fakta menarik tentang Yakuza.

1. Memiliki Trik Pintar Untuk Melakukan Pemerasan

Bisa kita ketahui dari film-film mafia Yakuza, kita bisa melihat bahwa betapa kaya rayanya geng sadis ini. Dan apa yang terjadi di film-film tersebut memang benar adanya, bahwa Yakuza merupakan geng yang kaya dan bahkan mereka mampu untuk membeli saham di sebuah perusahaan besar.

Jika mereka sudah membeli saham tersebut, maka otomatis mereka akan diundang ke rapat kepemilikan saham. Yang dimana, mereka bisa dipertemukan dengan pemegang saham lainnya. Dari situlah mereka akan mempelajari profil pemegang saham lainnya. Mereka akan menggali informasi yang memalukan dari pemegang saham tersebut.

Setelah memegang daftar aib dari lawannya, Yakuza akan memulai pemerasan. Mereka akan meminta sejumlah uang kepada si pemengang saham dan mengancam, jika tidak diberi uang tersebut maka mereka akan membocorkan daftar aibnya. Sungguh trik yang pintar untuk memeras pengusaha kaya.

2. Memberi Bantuan Kepada Korban Bencana Tsunami 2011

Tepat di tahun 2011 negara sakura telah di terpa musibah, yaitu bencana tsunami yang habis memporak-porandakan negara tersebut. Pada saat itu negara Jepang memberlakukan status darurat nasional karena banyak sekali kota-kota yang hancur. Tentu dengan adanya bencana besar menimpa negara Jepang, membuat Perhatian dari dunia manapun.

Akan tetapi sebelum masuknya bantuan dari pemerintah dalam maupun luar negeri, para Yakuza menjadi donatur pertama yang dikabarkan telah membantu para korban tsunami. Mereka menggunakan helikopter dan boat organisasi mereka untuk mengirimkan bantuan ke daerah bencana. Banyak yang memuji aksi ini namun banyak juga yang menganggapnya sebagai ajang “cari muka” belaka.

3. Yubitsume, Hukuman Potong Jari Bagi yang Membangkang

Dikenal sebagi organisasi yang sadis, kejam dan disiplin, membuat anggota dari Yakuza wajib untuk menuruti semua peraturan atasan mereka tanpa banyak protes. Bahkan jika ada yang berani untuk memprotes kebijakan pemimpin, maka akan mendapat ganjaran yang tidak main-main.

Mereka yang berani membangkang, akan mendapatkan ganjaran yaitu Yubitsume, suatu tindakan dimana jari anggota Yakuza akan di mutilasi. Jika dia membangkang atau tidak melaksanakan tugas dengan baik. Maka, tidak heran bahwa banyak anggota yakuza yang kehilangan beberapa jarinya. Bahkan, ada yang kehilangan kesepuluh jarinya sekaligus.

4. Memiliki Tato

Seperti sudah menjadi identitas, setiap anggota maupun kepala dari geng ini harus memiliki tato, hal ini lah yang paling mudah untuk mengenali Yakuza. Tato yang mereka miliki tentunya memiliki corak dan motif khusus, sesuai dengan geng asal mereka. Setiap kepala geng Yakuza memiliki peraturan khusus untuk tato anggotanya.

Semakin banyak tato seorang yakuza, itu menandakan bahwa dirinya semakin berpengaruh dalam geng tersebut. Banyaknya tato juga menunjukan bahwa dia adalah orang kepercayaan. Tato ini pulalah yang membuat orang pemerintah Jepang tidak menerima pegawai negeri dengan tato, karena tato identik dengan yakuza.

5. Punya Hubungan Khusus dengan Pemerintahan Jepang

Pada tahun 2012, Keishu Tanaka, perdana menteri Jepang diminta untuk mundur dari jabatannya karena dia memiliki hubungan dengan Yakuza. Banyak politisi Jepang yang ternyata harus berhubungan dengan Yakuza karena membutuhkan dana talangan untuk karir politik mereka.

Pada pemilihan umum di Jepang, para yakuza juga diam-diam menyebarkan anggotanya di tempat pemilihan. Mereka akan memastikan bahwa kandidat yang mereka dukung akan menang. Hal tersebut membuat banyak politisi berlomba-lomba untuk meminta campur tangan yakuza dalam pemilihan. Jadi, bisa dikatakan bahwa Yakuza juga bagian dari pemerintahan Jepang.

Walaupun para perilaku mereka kriminal, akan tetapi keberadaan yakuza tampaknya sudah menjadi bagian dari tatanan masyarakat Jepang. Bahkan mereka juga memegang peranan yang cukup serius di bidang politik dan juga ekonomi. Kemudian, selain itu keingintahuan publik tentang kehidupan Yakuza yang unik juga menjadikan yakuza semakin populer.

Bahkan belakangan ini, Yakuza malah menerbitkan majalah mereka sendiri, yang menarik, majalah ini juga berisi puisi serta cerita hobi memancing para gangster senior di Jepang tersebut. Yamaguchi-gumi yang merupakan kelompok yakuza terbesar di Negeri Sakura menerbitkan dan mendistribusikan majalah dengan 8 halaman ini, hanya bagi anggotanya yang tercatat mencapai 27.700 orang. Menurut media setempat, Sankei Shimbun, penerbitan majalah ini dimaksudkan untuk memperkuat kesolidan antar anggota Yamaguchi-gumi.

Itulah beberapa fakta menarik tentang Yakuza.