Cara Mencegah Terjadinya Bullying

BULLYING”  kata ini mungkin tidak asing bagi kita semua. Selain tidak asing lagi, ternyata bullying juga memiliki dampak yang berbahaya. Dampak yang diakibatkan dari bullying juga dapat mengancam setiap pihak yang terlibat, baik anak-anak yang di-bully atau anak-anak yang membully dan bahkan anak-anak yang menyaksikan bullying tersebut. Bullying dapat membawa pengaruh buruk terhadap kesehatan fisik maupun mental anak. Pada kasus yang banyak terjadi, bullying dapat menjadi pemicu tindakan yang fatal, seperti bunuh diri.

Korban Bully

Akabit dari perilaku bully yang mereka terima, mereka akan mengalami depresi, kesedihan, kegelisahan susah tidur dan trauma yang mendalam. Umumnya korban bully cenderung menjadi anak yang tertutup, pendiam dan tidak mudah bergaul.

Pelaku Bully

Tidak hanya korban bully yang mendapatkan dampak yang serius, si pelaku juga medapatkan dampak yang tidak baik seperti :

    1. Mereka jadi sering melakukan perbuatan kasar/tidak sopan
    2. Mereka berpotensi untuk melakukan kriminalitas
    3. Dapat mengkonsumsi obat-obatan terlarang dan alkohol
    4. Terlibat dalam pergaulan bebas

60% anak-anak yang membully pada saat SD atau SMP akan berpotensi melakukan perbuatan kriminal setidaknya satu kali pada usia 24 tahun.

Yang menyaksikan Bully

Hanya dengan menyaksikan bully anak-anak juga turut menerima dampak negatif dari apa yang dilihatnya bahkan anak-anak yang menyaksikan pembullyan justru mendapatkan dampak yang lebih besar seperti:

  1. Selalu dihantui ketakutan yang berlebihan
  2. Merasa tidak aman di lingkungan sekolah
  3. Mengalami gangguan mental seperti depresi dan gelisah

Kita sudah membaca dampak yang terjadi bagi pihak yang terlibat dalam bullying, sekarang kita sudah sadar bahwa efek yang disebabkan oleh bullying sangatlah membahayakan bagi yang terlibat didalamnya. Oleh karna itu, kita harus dapat mencegahnya sebelum terjadinya bullying.

Pencegahan yang harus di lakukan orang tua

  1. Menerapkan hidup disiplin dan bertanggung jawab
  2. Selalu berkomunikasi dengan anak sehingga anak tidak merasa canggung untuk membicarakan hal-hal buruk yang dialaminya
  3. Merangkul bukan memarahi ketika anak sedang mengalami masalah
  4. Tidak berbicara hal kasar kepada anak

Jika hal tersebut dapat dilakukan oleh seluruh keluarga, maka tindakan bully tidak akan terjadi.

Pencegahan yang harus dilakukan oleh sekolah

  1. Membekali para guru dan pelatih lewat pelatihan seminar tentang mencegah bully
  2. Memberikan penyuluhan bagaimana bullying sangat berdampak buruk dan merugikan lingkungan sekolah yang dihadiri oleh para murid
  3. Membuat poster tentang pencegahan bullying

Dengan menempuh langkah- langkah tersebut, sekolah dapat mencegah bullying melalui informasi-informasi yang disebarkan secara terstruktur dan juga secara berkala akan mendorong masyarakat untuk lebih peka lagi dalam menyikapi perilaku bullying dan tindakan pem-bullyan pasti akan terus berkurang.