19 Tahun, Usia Yang Paling Berat Dalam Hidup

Mungkin dulu pas masih kecil, kita sering mikir kalau jadi orang dewasa itu enak, bisa kerja, cari uang sendiri, nggak diomelin cuma karna di suruh tidur siang. Tapi ketika sudah menginjak usia dewasa, mungkin yang kita pikirkan pasti ingin balik lagi ke usia anak-anak dimana, yang ada di otak cuma ada main-main doang dan mentok-mentok masalah paling berat cuma karena belum ngerjain PR.

Mungkin di usia 19 tahun bisa dibilang kita harus sudah bisa bermetamorfosa menjadi seorang yang dewasa, baik sikap maupun perlakuan. Menjadi dewasa bukanlah hal yang mudah, apalagi jika kita harus terjun disaat kita belum siap untuk itu semua. Untuk ukuran umur menjadi seorang dewasa mungkin 19 tahun adalah yang paling tepat, jika kamu sudah menginjak angka ini, berarti kamu sudah dewasa dan sudah harus siap menghadapi dilema yang terjadi di usia ini.

Karena ketika berada di usia 19 tahun kamu seperti sedang berada di pertengahan antara manjadi seorang remaja atau menjadi seorang dewasa. Hal itu lah yang membuat kamu harus menghadapi keadaan terberat dalam hidup kamu.

Berikut ini adalah alasan mengapa usia 19 tahun menjadi usia yang paling dilema dalam hidup.

Menjadi Remaja atau Dewasa

Ini adalah usia terakhir kamu menjadi anak belasan tahun sebelum kamu harus menginjak usia kepala dua. Hal ini lah yang membuat kamu belum bisa dibilang sebagai orang dewasa walaupun kamu bukan lagi anak remaja. Di usia inilah sangat sulit untuk mendefinisikan siapa diri kamu sebenarnya. Mungkin dari segi prilaku kamu sudah tampak seperti orang dewasa, akan tetapi dalam tampilan kamu masih lah seorang remaja.

Masih Sering di Anggap Seperti Anak Kecil

Di usia ini kamu mungkin lebih sering jengkel karena masih banyak yang menganggap kamu sebagai anak kecil, karena usia kamu yang baru belasan tahun. Mungkin jika kamu memberikan suatu pendapat kamu akan di pandang sebelah mata dan yang lebih tua dari kamu justru malah lebih di hargai, sekalipun kamu mengatakan hal yang berbobot.

Hal tersebut karena masih banyak orang yang menjadikan umur sebagai sebuah patokan seseorang dalam berbicara dan berpendapat. Mungkin lebih tepatnya tak banyak yang mempercayai omongan anak 19 tahun.

Belajar Hidup Mandiri

Kaget? Pastinya, karena di usia ini kamu harus melakukan apa-apa sendiri, dari mulai memasak, menyuci pakaian sendiri dan bahkan orang tua sudah mulai mengandalkan dirimu di usia ini. Hal itulah yang kadang membuat anak usia 19 tahunan akan merasa stress, dimana bayangan menjadi dewasa nggak seindah mimpi lho.

Memikirkan Apa Yang Harus di Lakukan di Masa Depan

Mungkin hal ini akan membuatmu frustasi, karena selama ini kamu sering hidup dalam bayang-bayang mimpi yang tinggi untuk meraih kebahagian yang besar di masa depan. Dengan semagat dan tekat yang bulat kamu seolah-olah ingin mewujudkan mimpi kamu yang tinggi itu, akan tetapi semua itu akan sirnah ketika kamu berada di usia ini. Kamu akan di sadarkan sama kenyataan yang pahit yang nggak seindah dengan mimpi kamu. Dan itu semua akan kamu rasakan di usia 19 tahun.

Mau Gak Mau Harus Jadi Orang Dewasa

Menginjak usia 19 tahun kamu sudah harus siap! Untuk menjadi orang dewasa sudah harus bertanggung jawab dengan semuanya. Bahkan kamu juga harus meninggalkan kebiasaan saat di usia remaja, dari segi bicarapun kamu sudah harus menatanya menjadi lebih dewasa dan tertata. Yang harus menjadi kecaman adalah kamu tak akan bisa kembali lagi keusia remaja kamu yang menyenangkan.

Harus Serius Dengan Pendidikan Ataupun Karir

Usia 19 tahun mungkin kamu sudah tamat SMA, nah bagi kamu yang melanjutkannya ke jenjang pendidikan lebih tinggi lagi, seperti kuliah. Kamu sudah nggak bisa lagi yang namanya main-main, kamu sudah harus fokus dengan pendidikan dan waktu kamu hanya akan habis untuk belajar dan belajar.

Akan tetapi jika tamat sekolah kamu memilih untuk langsung bekerja, di usia inilah kamu sudah mulai fokus dengan pekerjaanmu dan udah nggak banyak waktu lagi untuk main atau nongkrong sama teman kaya dulu lagi. Bisa jadi di usia ini lah kamu banyak kehilangan teman lama dan menemukan teman yang baru. Bukan berarti melupakan, akan tetapi waktu yang nggak bakal bisa ngerubah semua kayak dulu lagi. Mungkin kamu akan ketemu teman lama yaaa pas lagi reunian lah. Itu juga pasti suasananya nggak seakrab pas masih sekolah.

So buat kamu yang masih berusia 18 tahun, selamat sebentar lagi kamu akan merasakan ini semua. nggak perlu di jadikan beban kok, yang penting di nikmatin aja ya guys ?