Lebih Kotor Dari Toilet, Ternyata Beberapa Barang Ini Menyimpan Banyak Bakteri

Jika ditanya benda apa yang paling kotor, pasti yang ada dibayangan kita adalah toilet, baik itu toilet duduk ataupun toilet jongkok. Bagaimana tidak, secara kita melakukan berbagai proses pembuangan di tempat tersebut. Akan tetapi tahukah anda jika tanpa kita sadari bahwa ada beberapa benda yang sering kita gunakan sehari-hari sebenarnya juga mengandung ribuan kuman dan bakteri bahkan jauh lebih kotor dari toilet, namun sering luput dari perhatian kita, sehingga kita tidak ingat untuk membersihkannya. Memang benda-benda tersebut selalu tampak bersih, meski kita tak pernah membersihkannya.

Walaupun selalu tampak bersih bukan berarti benda tersebut bebas dari kuman dan bakteri. Nah, kira-kira benda apa saja ya yang ada dikehidupan sehari-hari kita yang ternyata menyimpan banyak kuman bahkan jauh lebih kotor dari toilet. Berikut ini adalah benda-bendanya dan cara membersihkannya:

Spons Pencuci Piring

Waduh, ternyata benda yang kita gunakan untuk membersihkan peralatan makan kita, justru ternyata merupakan salah satu benda yang menyimpan sejuta bakteri. Bahkan menurut sebuah penelitian, spons pencuci piring ini memiliki kurang lebih 10 juta bakteri per incinya, eeuuuhh kotor banget yaa.

Dan ternyata angka tersebut 200 ribu kali lipat lebih besar dari toilet umum lho guys! Oleh karena itu, anda wajib mengganti spons pencuci piring anda setidaknya tiap seminggu sekali agar meminimalisir jumlah bakteri yang terpapar ke tubuh kita

Solusinya:

Cobalah anda gunakan spons antibakteri dan sabun cuci piring untuk mengurangi bakterinya. Akan tetapi kedua benda ini belum cukup kuat untuk membasmi bakteri, seperti E coli dan salmonela. Maka dari itu biasakan untuk merendam spons dalam cairan pemutih pakaian selama 5 menit, setidaknya seminggu sekali. Memasukkan spons dalam microwave suhu tinggi selama 2 menit juga terbukti membunuh 99 persen bakteri.

Handphone

Benda yang nggak pernah ketinggal untuk kita bawak kemana-mana dan selalu kita genggam ini ternya menyimpan banyak bakteri dan kuman pada permukaannya. Mungkin kalian banyak yang bilang jika handphone yang kalian punya itu tampak bersih-bersih saja, akan tetapi tahukah kalian jika handphone yang kalian anggap bersih ini ternyata memiliki jumlah bakteri 10 kali lipat dari bakteri yang ada di toilet umum lho guys! iuuhh. Bahkan sangking kotornya penggunaan handphone sendiri bisa mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan. Mulai dari infeksi kulit, jerawat, hingga pneumonia.

Solusinya:

Jika bisa, lepas karet bagian penutup telinga lalu rendam bagian itu selama 15 menit dalam campuran cuka dan air. Setelah itu, rendam karet dalam air bersih selama 10 menit, baru dikeringkan. Untuk bagian headphone yang tidak bisa dilepas, lap dengan campuran sabun dan air. Jangan sampai komponen listriknya basah. Gunakan sikat gigi untuk membersihkan kotoran di sela-selanya.

Remote

Remote yang kita gunakan untuk memindah channel tv, merupakan salah satu benda kotor yang sering kita sentuh dengan sukarela. Ya, remote ternyata memiliki berbagai jenis bakteri dan jamur pada permukaannya. Bakteri-bakteri tersebut pun kerap kali merupakan bakteri yang berbahaya bagi tubuh, seperti Staphylococcus aureus yang dapat menyebabkan berbagai jenis infeksi.

Solusinya:

Ambil korek kuping lalu basuh sedikit dengan cairan antibakteri dan kemudian bersihkan sela-selah tombol yang ada pada remote anda. Kemudian bersikan lagi dengan korek kuping yang kering.

Tempat Baju Kotor

Baju yang kita gunakan setelah olahraga, pakaian dalam, dan kain-kain yang terkena kotoran menjadi rumah idaman bagi para bakteri. Sehingga tempat kita menaruh pakaian kotor juga tak luput dari kuman dan baktersi.

Solusinya:

Pisahkan baju yang benar-benar kotor dan yang agak bersih di kantong yang berbeda. Sertakan kantong tersebut ketika mencuci supaya turut menjadi bersih. Bila Anda menggunakan keranjang yang kaku, gunakan disinfektan untuk membersihkannya. Hati-hati menggunakan pemutih untuk pembersihan supaya warna keranjangnya tidak luntur.

Sikat Gigi

Benda yang satu ini memang paling sering kita gunakan untuk membersihkan gigi kita, akan tetapi tahukah kamu jika benda yang harus kita masukkan ke dalam mulut setiap hari ini, merupakan tempat bersarangnya para bakteri. Bahkan menurut para peneliti, sikat gigi yang kita gunakan mengandung lebih banyak bakteri dari dari mulut anjing.

Hal tersebut disebabkan sikat gigi di kamar mandi dan seringkali dalam keadaan basah sehingga sikat gigi menjadi salah satu tempat yang kondusif bagi bakteri untuk tumbuh dan berkembang biak. Selain itu, sikat gigi yang disimpan di dalam kamar mandi juga berisiko tinggi terkena partikel-partikel kecil yang beterbangan dari kotoran manusia saat kita menyiram toilet.

Solusinya:

Gunakan air cuka untuk merendam sikat gigi anda agar kumannya mati, kemudian bilas dengan air panas lalu jangan lupa untuk di keringkan, setelah itu kamu bisa untuk menggunkan sikat gigi kamu kembali. Nah agar terhindar dari kuman dan bakteri ada baiknya jika kamu mengganti sikat gigi tiga bulan sekali.

Papan Talenan

Telenan merupakan alat yang sehari-hari digunakan untuk memotong bahan yang akan di masak. Walaupun bahan-bahannya sudah dicuci bakteri dan virus nggak langsung hilang loh. Apalagi kalau memotongnya di atas talenan. Ternyata talenan juga mengandung 200 kali lebih banyak kuman dibandingkan tempat duduk di toilet. Hal ini dikarenakan pori-pori papan seringkali menyimpan sisa-sisa makanan yang lantas mengalami pembusukan sehingga papan talenan kita menjadi sarang bagi berbagai macam bakteri. Salah satu bakteri yang banyak ditemukan dalam papan talenan adalah bakteri Salmonella dan E. Coli. Bakteri-bakteri ini dapat menyebabkan berbagai gangguan pada perut dan kesehatan pencernaan kita.

Solisinya:

Menyikat permukaannya secara tuntas di dalam air hangat bercampur sabun cuci piring cair. Lalu dibilas di bawah air mengalir. Jika mungkin, gunakan air bertekanan agak tinggi untuk menyemprot talenan kayu sehingga bisa membersihkan pori-porinya. Keringkan sebelum disimpan.

Talenan kayu yang lembap dan disimpan di dalam ruang yang tidak terlalu terang berpotensi ditumbuhi jamur dan cepat berubah warna menjadi gelap. Jika talenan plastik atau kayu Anda tetap berbau bawang atau ikan mentah setelah dicuci, gosok dengan belahan jeruk lemon, lalu bilas kembali. Kalau mau mengurangi hal ini kamu bisa memisahkan talenan untuk sayuran dengan daging dan yang paling penting langsung cuci talenan setelah menggunakannya.

Serem ya guys ternyata benda yang kita anggap bersih-bersih aja selama ini justru menyimpan kuman dan bakteri bahkan ada yang melebihi bakteri di toilet umum lho!