Calon Ibu Wajib Tahu, Posisi Tidur Yang Baik dan Buruk Saat Sedang Hamil

Hamil adalah keadaan yang paling di tunggu-tunggu oleh pengantin baru. Karena memiliki momongan adalah kesempurnaan bagi setiap keluarga. Dimana kehadiran seorang anak dapat membuat seisi rumah menjadi lengkap. Ketika hamil tentunya perut wanita akan menjadi bertambah besar seiring berjalannya waktu. Dan itu semua di rasakan selam 9 bulan 10 hari sampai si cabang bayi terlahir di bumi.

Dengan kondisi perut yang semakin membesar para calon ibu akan merasakan sulitnya untuk melakukan aktifitas, bahkan dalam mencari posisi tidur sajapun seorang ibu hamil akan bergulat demi mendapatkan posisi tidur yang enak dan juga nyaman di spring bed / tempat tidur.

Mungkin jika sebelum hamil, posisi tidur yang biasa paling nyaman dilakukan, kini tidak bisa lagi dilakukan karena adanya perubahan tubuh dan itulah yang membuat para ibu hamil gelisah saat sedang tidur. Nah khususnya bagi ibu hamil yang dalam kondisi kehamilan pertama tentunya belum mengetahui banyak tentang aturan-aturan posisi tidur yang baik dan yang buruk bagi mereka. Dan berikut ini adalah aturan baik dan buruknya saat tidur bagi ibu hamil:

Posisi Tidur Yang Baik Saat Hamil

Untuk Anda yang sedang hamil, ada baiknya Anda memilih posisi tidur yang cocok dan juga nyaman supaya kamu dan juga janinmu terjaga dengan baik. Posisi tidur yang pas dan baik untuk wanita hamil adalah posisi tidur miring ke samping atau yang biasa di namakan dengan Sleep on side (SOS).

Bagi para wanita hamil disarankan supaya tidur dengan posisi menyamping miring ke sebelah kiri. Tidur menyamping miring ke sebelah kiri akan membuat asupan darah mudah meningkat serta jumlah nutrisi yang maksimal ke bayi. Dengan di tambah bantal yang pas di tengah dengan menekuk ke-2 kakimu. Akan tetapi jika timbul nyeri di punggung atau perut, segera pindah bantal tepat di bawah perutmu.

Jika timbul masalah spesifik seperti nyeri pada ulu hati, segeralah untuk melakukan konsultasi ke dokter kandungan supaya Anda mendapatkan arahan posisi tidur dan posisi seperti apa saja yang cocok dengan umur kehamilan Anda. Selain posisi SOS, sobat yang sedang hamil bisa tidur bersandar. Bersandar di bantal yang ditinggikan juga merupakan posisi yang cocok untuk menjadi alternatif agar tidur menjadi lebih nyama.

Posisi Tidur Yang Buruk Saat Hamil

Posisi tidur yang paling tidak di sarankan saat hamil terutama saat usia kehamilan baru mencapai 16 pekan. Di umur kehamilan ini, sangat tidak disarankan untuk wanita tidur dengan terlentang. Posisi ini akan menciptakan semua berat rahim tertumpu di bagian belakang tubuh, vena cava inferior juga usus.

Di samping itu tidur dengan posisi terlentang di usia kehamilan 16 pekan juga sangat berisiko terkena penyakit pencernaan, wasir, sakit pinggang dan juga terganggunya saluran pernapasan. Seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, perutmu akan semakin mengalami banyak perubahan fisik. Tak hanya posisi tidur terlentang saja yang di larang, posisi ini juga di larang lho :

1. Tidur Miring Ke Kanan

Posisi tidur yang berbahaya bagi ibu hamil miring ke kanan, bisa menyebabkan tekanan yang kuat pada organ hati ibu hamil. Kondisi ini juga bisa menyebabkan asupan untuk janin menjadi lebih terbatas. Tidak hanya nutrisi yang mengalami pengurangan tapi juga oksigen yang mengalir melalui plasenta. Posisi ini juga bisa menyebabkan gangguan tidak nyaman karena ibu hamil akan kekurangan oksigen.

2. Tengkurap

Tidur tengkurap pada masa awal tanda-tanda kehamilan atau awal trimester pertama masih diperbolehkan. Tapi setelah ibu hamil merasa ada tekanan yang lebih besar maka posisi ini bisa sangat berbahaya. Hal ini akan menyebabkan janin tergencet dan bisa mengancam jiwa janin. Selain itu kondisi ini juga bisa menyebabkan beberapa komplikasi seperti :

  • Pencernaan yang buruk dan tekanan pernafasan yang sangat berat sehingga bisa menyebabkan ibu hamil kekurangan oksigen.
  • Pengaruh oksigen yang akan mengalir ke jantung lewat pembuluh vena.
  • Gangguan pasukan nutrisi dan oksigen untuk janin sehingga bisa menyebabkan keguguran dan kematian janin.

3. Mengangkat Kaki ke Atas

Kehamilan pada trimester pertama akan menyebabkan gangguan kehamilan seperti rasa badan yang terlalu lelah dan sering buang air kecil. Beberapa ibu hamil mencoba untuk menempatkan bantal agar kaki menjadi lebih tinggi. Pada dasarnya posisi ini harus dihindari. Tidur dengan kaki yang lebih tinggi bisa menyebabkan ruang janin menjadi lebih kecil. Selain itu kondisi ini juga bisa menyebabkan janin kekurangan oksigen.

4. Tidur Sambil Duduk

Ketika ibu hamil mengalami gangguan kehamilan seperti mual dan mulas yang berlebihan, ibu hamil biasanya mencoba untuk tidur di sofa sambil duduk. Posisi tidur yang berbahaya bagi ibu hamil ini, karena bisa meningkatkan tekanan pembuluh darah yang berlebihan untuk jantung. Selain itu, bisa menyebabkan rasa lelah yang berlebihan pada bagian punggung. Bagi ibu hamil yang memiliki wasir maka posisi ini bisa memperburuk keadaan.

5. Tidur Terlentang Posisi Kepala Lebih Tinggi

Kehamilan memang akan menyebabkan ibu hamil sulit untuk mendapatkan rasa tidur yang nyaman. Hal inilah yang sering menyebabkan ibu hamil sulit untuk beristirahat. Posisi tidur dengan kepala lebih tinggi ternyata juga tidak diperbolehkan.

Hal ini bisa menyebabkan asupan oksigen untuk ibu hamil menjadi lebih terbatas. Selain itu, posisi ini akan meningkatkan tekanan untuk hati, plasenta, ginjal dan punggung ibu hamil.

Nah calon ibu sekarang kalian sudah pada tau kan posisi tidur yang berbahaya.