Wow, di Inggris Ada Bus Yang Menggunakan Ampas Kopi Sebagai Bahan Bakar

Jika biasanya bahan bakar menggunakan minyak, air ataupun energi matahari, bagaimana dengan bus yang satu ini. Bus ini menggunakan bahan bakar yang dihasilkan oleh ampas kopi. Ampas kopi? Emang bisa ya? Kamu pasti bertanya-tanya. Dari pada penasaran, mending langsung saja lihat penjelasannya dibawah ini. Namun, sebelum saya menjelaskan mengenai ampas kopi yang dijadikan bahan bakar, saya akan sedikit menjelaskan mengenai apa itu kopi.

Kopi adalah minuman hasil seduhan biji kopi yang telah disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk. Kopi merupakan salah satu komoditas di dunia yang dibudidayakan lebih dari 50 negara.

Sejarah mencatat bahwa penemuan kopi sebagai minuman berkhasiat dan berenergi pertama kali ditemukan oleh Bangsa Etiopia di benua Afrika sekitar 3000 tahun (1000 SM) yang lalu. Kopi kemudian terus berkembang hingga saat ini menjadi salah satu minuman paling populer di dunia yang dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat. Indonesia sendiri telah mampu memproduksi lebih dari 400 ribu ton kopi per tahunnya.

Disamping rasa dan aromanya yang menarik, kopi juga dapat menurunkan risiko terkena penyakit kanker, diabetes, batu empedu, dan berbagai penyakit jantung (kardiovaskuler).

Namun, bagaimana jika ampas yang dihasilkan kopi bisa dijadikan bahan bakar? Penarasan bukan? Langsung saja lihat penjelasannya di bawah ini.

Bahan bakar adalah suatu materi apapun yang bisa diubah menjadi energi. Biasanya bahan bakar mengandung energi panas yang dapat dilepaskan dan dimanipulasi. Kebanyakan bahan bakar digunakan manusia melalui proses pembakaran di mana bahan bakar tersebut akan melepaskan panas setelah direaksikan dengan oksigen di udara.

Proses lain untuk melepaskan energi dari bahan bakar adalah melalui reaksi eksotermal dan reaksi nuklir (seperti Fisi nuklir atau Fusi nuklir). Hidrokarbon (termasuk di dalamnya bensin dan solar) sejauh ini merupakan jenis bahan bakar yang paling sering digunakan manusia. Bahan bakar lainnya yang bisa dipakai adalah logam radioaktif.

Dilansir dari BBC, baru-baru ini pemerintah Inggris meluncurkan transportasi baru berbasis biofuel. Bahan bakar tersebut ternyata diolah dari sisa atau ampas kopi yang dikonsumsi oleh penduduk setempat.

Penggunaan biofuel digadang-gadang dapat mengurangi emisi gas yang disebabkan oleh asap kendaraan. Bahkan pemerintah Inggris telah menggunakan biofel sejak beberapa tahun lalu namun kendaraannya baru saja diluncurkan.

Biofuel merupakan bahan bakar yang terbuat dari olahan ampas kopi, ampas kopi tersebut berasal dari kedai yang telah dikonsumsi oleh para pendududk kota London setempat. Tak hanya itu saja pemerintah Inggris telah menggunakan biofel sejak beberapa tahun lalu namun kendaraannya baru saja diluncurkan.

Namun, untuk bahan bakar yang terbuat dari ampas kopi ini sendiri baru saja dikembangkan oleh kolaborasi dua perusahaan beken di Inggris yaitu perusahaan minyak Shell dan perusahaan Start-up-Bio-Been. Coffee oil diciptakan dengan mencampurkan ampas kopi dengan bensin. Berdasarkan pengakuan pihak Bio-Been, mereka memasok ampas kopi dari gerai-gerai kopi dan pabrik kopi instan yang ada di kawasan London.

Mereka mengatakan bahwa dalam kurun waktu setahun, ampas kopi yang dihasilkan oleh warga London bisa mencapai 220.000 ton. Sehingga tidak mengherankan jika para ahli berhasil menemukan inovasi baru dengan memanfaatkan ampas minuman bercita rasa pahit itu.

Mereka berhasil membuat 6.000 liter minyak kopi yang nantikan akan diuji coba pada bus bermesin diesel. Proyek uji coba ini bekerjasama dengan pihak otoritas transportasi di London. Dan yang mencengangkan, 6.000 liter minyak kopi itu bisa digunakan satu bus kota untuk waktu satu tahun.

Pendiri Bio-Been Arthur Kay mengatakan jika saat itu dia sedang minum kopi dan melihat ampas kopi yang dibuang percuma ke tempat sampah. Dia pun lalu berpikir kenapa ampas kopi itu tidak dimanfaatkan.

Untuk bahan percobaan, perusahaan itu mengumpulkan ampas kopi dari kafe, restoran atau pabrik. Kemudian ampas kopi itu dibawa ke tempat daur ulang dan mengekstraknya menjadi minyak kopi. Minyak kopi itu lalu dicampur dengan bahan lain maka jadilah Bio-Fuel B20.

Minyak Biofuel B20 ini bisa digunakan untuk bahan bakar mesin diesel pada bus tanpa harus mengubah mesin sama sekali.

Perusahaan Bio-Been, saat ini juga mengincar Amerika Serikat. Di sana orang keranjingan minum kopi. Bayangkan bisa 400 juta cangkir per harinya. Jika ampas sisa kopi di Amerika dikumpulkan wah bisa berapa juta liter minyak kopi yang bisa dihasilkan. Dan teknologi ini dipastikan bisa ikut mendorong menghemat bahan bakar minyak, mengingat minyak yang di bumi ini semakin menipis cadangannya.

Bagaimana Dengan Indonesia? Indonesia adalah salah satu negara penghasil kopi dengan kualitas bagus terbesar di dunia. Masyarakat di Indonesia juga sangat suka menikmat kopi atau bahkan penikmat kopi sejati. Lihat saja warung-warung kopi yang tersebar di Nusantara ini. Dari warung kecil sederhana pinggir desa hingga kafe-kafe mahal di perkotaan. Bisa dibayangkan berapa juta kilogram ampas kopi yang dihasilkan dan kemudian dibuang percuma begitu saja ke tempat sampah.

Semoga saja di Indonesia sendiri kelak akan ada juga kendaraan berbahan ampas kopi, mengingat begitu banyak masyarakat Indonesia yang sangat gemar menimun kopi, kan sayang jika dibuang begitu saja. Semoga artikel diatas bisa bermanfaat atau paling tidak menambah wawasan ya. Terima kasih dan selamat membaca.