Waspada, Kini Ponsel Pintar Telah Jadi Pembunuh Baru di Jalanan

Sebagai manusia tentunya kita butuh yang namanya komunikasi dengan orang yang berada disekitar maupun yang berada jauh dari kita. Salah satu alat yang biasa digunakan manusia untuk berkomunikasi jarak jauh adalah telepon genggam atau handphone. Karena dapat memudahkan seseorang untuk berkomunikasi, sehingga saat ini handphone telah menjadi sebuah alat yang wajib dimiliki bagi setiap orang.

Selain memiliki banyak kegunaan untuk memudahkan seseorang berkomunikasi, akan tetapi ternyata penggunaan handphone juga dapat membahayakan keselamatan manusia lho! Berikut ini adalah penjelasan mengenai banyaknya manusia yang kehilangan nyawa akibat penggunaan ponsel.

Kematian pejalan kaki di AS meningkat tajam dan sebagian disebabkan oleh penggunaan telepon pintar. Bahkan Asosiasi keselamatan jalan raya AS telah memperkirakan, sepanjang tahun 2016 terdapat sekitar 6.000 pejalan kaki yang tewas. Angka ini merupakan yang paling tertinggi dalam lebih dari 20 tahun terakhir ini. Bahkan Dalam enam tahun terakhir ini, jumlah kematian yang terjadi di jalanan meningkat hingga empat kali lipat dibanding tingkat kematian lalu lintas secara keseluruhan.

Laporan itu memapar sejumlah faktor yang menjadi penyebabnya, antara lain adalah “meningkatnya penggunaan smartphone oleh semua pengguna jalan, yang dapat menjadi sumber gangguan penting baik bagi pengemudi maupun pejalan kaki,” bahkan tak sedikit orang yang ketika hendak menyebrang mereka malah sambil melihat handphonenya dan sama juga dengan yang mengendara sambil menggunakan handphonenya. Faktor lain yaitu, dimana membaiknya situasi ekonomi, meningkatnya penggunaan kendaraan dan banyaknya orang yang berjalan kaki untuk menggerakan tubuh mereka, dan dengan alasan kepedulian lainnya.

Tak hanya faktor penggunaan handphone saja yang dapat mengambil nyawa, ternyata ada juga yang lainnya seperti:

Alkohol yang juga dianggap sebagai penyebab: 34% dari pejalan kaki dan 15% dari pengemudi yang terlibat dalam kecelakaan fatal, berada dalam kedaan mabuk pada kejadian. Laporan ini didasarkan data dari semua negara bagian untuk enam bulan pertama 2016.

Masyarakat Pencegahan Kecelakaan Inggris juga mengatakan ponsel adalah gangguan yang sangat berbahaya.

“Semakin banyak remaja mengalami cedera akibat ‘terlalu fokus dengan handphonenya,’ saat menyeberang jalan sambil menggunakan HP. Baik itu bercakap, mendengarkan musik, SMS atau menggunakan internet,” kata manajer keselamatan jalan Nick Lloyd.

Zombi Ponsel

Terlepas dari bahayanya penggunaan handphone baik sedang menyebrang atau sedang mengendara, kini di sejumlah kota di seluruh dunia telah mengambil sebuah langkah-langkah untuk mengatasi teralihnya perhatian gara-gara smartphone ini. Salah satu kota yang telah melakukan hal seperti ini adalah kota Augsburg, Jerman, dimana mereka telah memasang lampu merah dan hijau di tanah untuk memperingatkan orang-orang yang ‘secara keras kepala terus melihat smartphone mereka.

Tepat di bulan Februari kemarin pemerintah di kota Bodegraven, Belanda, telah melangsungkan uji coba dengan memproyeksikan lampu lalu lintas merah atau hijau di trotoar untuk mengingatkan kaum ‘zombi telepon pintar’ yang terus terpaku pada ponsel mereka saat menyeberang jalan.

Seperti yang kita ketahui bersama hal yang membuat seseorang terlalu fokus pada ponselnya adalah “Media sosial, permainan, WhatsApp dan musik, sehingga beberapa hal itu lah yang menjadi gangguan utama dalam berlalu lintas.

Nah, untuk kamu yang terlalu maniak dengan ponsel pintarmu, ada baiknya deh ubah kebiasaan buruk kamu, agar dapat selamat dari ancaman kematian. Jika kamu ingin mengetahui cara agar tidak terlalu kecanduan dengan ponselmu, berikut ini adalah caranya:

Kurangi Pemakaian Ponsel secara Bertahap

Ponsel tetaplah benda yang sangat berguna sehingga tidak mungkin untuk tidak menggunakannya sama sekali. Bahkan tiba-tiba tidak memakai smartphone dari yang semula kecanduan bisa lebih merusak secara psikologis. Untuk melawan kecanduan, Cooper menyarankan untuk mematikan handset beberapa menit sehari, kemudian lebih lama pada hari-hari berikutnya.

Tahu Tempat untuk Menggunakan Ponsel

Seseorang harus tahu dan menyadari kapan untuk tidak menggunakan handset. Seperti saat sedang berkendara karena bisa memecah konsentrasi dan berujung pada kecelakaan. Atau mungkin pada acara-acara sakral.

Ukurlah Pemakaian Ponsel

Seorang pengguna ponsel mungkin tidak menyadari betapa banyak waktu yang mereka pakai untuk menggunakannya dan apa saja yang telah mereka lewatkan. Padahal momen momen terbaik terjadi di dunia nyata, seperti ciuman pertama atau berbincang-bincang dengan menyenangkan bersama orang-orang terdekat.

Banyaklah Berbicara

Perbincangan di dunia nyata tak dapat digantikan dengan obrolan via ponsel atau berkirim pesan. Berbincang muka dengan muka memberi lebih banyak pemahaman apa yang dirasakan lawan bicara dan bagaimana respon yang tepat. Menurut Cooper, komunikasi banyak melibatkan bahasa tubuh dan hubungan yang nyata tak akan terjadi hanya dengan percakapan via ponsel.

Banyak Berolahraga

Banyaklah berolahraga dan tinggalkan handset Anda. Olahraga bisa membuat perasaan senang dan bisa mengobati depresi yang mungkin terjadi akibat penggunaan smartphone yang berlebihan.

Gunakan dengan Bijaksana

Ponsel tidak dapat dibantah bermanfaat bagi kehidupan. Misalnya, banyak aplikasi yang berguna untuk membantu hidup menjadi lebih baik atau sebagai sarana berkomunikasi dengan rekan yang jauh. Tapi menurut Cooper, alangkah baiknya untuk menggunakan handset dengan bijaksana sampai dalam taraf tidak mengganggu kehidupan sosial pengguna.

Agar terhindar dari hal yang tidak di inginkan ada baiknya jika kamu melakukan hal tersebut, sebaiknya simpan ponselmu saat sedang mengendara atau sedang menyebrang, karena keselamatan lebih penting ya guys. Lagian gak lucu lho kalau meninggal karna balas chat dari handphone saat berada di jalan.