Hair Dryer Supersonic Dyson Seharga Rp. 6 jutaTelah Hadir di Asia

“Hair Dryer” mungkin tidak asing lagi terdengar di telinga anda, apalagi jika anda adalah seorang wanita. Hair Dryer adalah sebuah alat pengering rambut yang dominan digunakan oleh wanita untuk megeringkan rambut. Hair Dryer tersebut biasanya mengeluarkan angin panas, sehingga bisa mengeringkan rambut dengan cepat. Namun, penggunaan Hair Dryer yang terlalu sering, dipercaya dapat merusak rambut dan menimbulkan sejumlah masalah yang berkaitan dengan kesehatan rambut anda.

Berikut adalah gambar bentuk Hair Dryer Konvensional:

Karena alasan di atas, manusia mulai mencoba mencari solusi untuk mengatasinya. Segala macam cara dan usaha pun dilakukan guna menciptakan sebuah inovasi terbaru untuk memperbaiki kelemahan yang ada pada product lama. Usaha yang dilakukan tentu saja memanfaatkan kecanggihan teknologi saat ini. Setahun lalu, Dyson telah berhasil merilis inovasi baru dari Hair Dryer terbarunya di Inggris dan Amerika. Hair Dryer ini merupakan perangkat penataan rambut revolusioner yang disebut dengan Hair Dryer Supersonic Dyson.

Tidak hanya di Inggris dan Amerika, baru-baru ini, Dyson telah merilis Hair Dryer canggih ini di Asia, tepatnya di Bangkok. Sebagai sebuah inovasi revolusioner, Hair Dryer yang dirilis tersebut tidak terlepas dari kecanggihan teknologi dan penggunaan yang mudah dan efektif. Akan tetapi, mengingat teknologi yang digunakan adalah teknologi yang canggih dan sifatnya yang mudah digunakan, menjadikan alat kecantikan yang satu ini berharga cukup mahal. Hair Dryer canggih ini dijual dengan harga kurang lebih Rp. 6 juta.

Awalnya, Dyson dikenal sebagai sebuah perusahaan teknologi yang memproduksi vacum cleaner. Dan untuk pertama kalinya perusahaan ini merambah ke dalam bidang lainnya, yaitu bidang kecantikan. Apa yang dilakukan oleh Perusahaan Dyson ini tentu memiliki alasan tertentu terkait dengan hal tersebut.

Awalnya pendiri perusahaan Dyson, yaitu James Dyson, melihat bahwa Hair Dryer yang sering digunakan tidak memiliki perkembangan atau keistimewaan sejak produk tersebut ditemukan atau diluncurkan. Semuanya masih tidak berubah. Melihat hal ini, James merasa sangat gerah melihat Hair Dryer tersebut, karena tidak memiliki inovasi yang baru dan hanya begitu-begitu saja. Zaman dulu, Hair Dryer yang digunakan dengan panas yang tinggi dan dapat mengeringkan rambut, mungkin kelihatan cukup keren.

Tapi kalau dipakai untuk waktu sekarang ini tentu saja sudah kuno. Teknologi terus berkembang, tapi tidak dimanfaatkan untuk menciptakan sesuatu yang baru, adalah tindakan yang kurang bijak. Teknologi ada untuk membantu manusia mempermudah kehidupannya, jadi jika tidak digunakan dengan baik, untuk apa teknologi itu ada? Inilah yang menjadi dasar terciptanya Hair Drayer canggih ini.

Hair dryer yang biasa anda gunakan di rumah atau di beberapa salon kecantikan memang dapat memberikan solusi untuk mengeringkan rambut sekaligus alat styling. Akan tetapi, hal ini juga memiliki dampak negatif bagi anda, terutama jika dipakai secara rutin, karena dapat menyebabkan kekeringan pada rambut. Dengan terciptanya Hair Dryer Dyson ini, anda tidak perlu khawatir akan kerusakan yang ditimbulkan. Karena Hair Dryer ini dilengkapi dengan teknologi canggih yang akan memberikan anda kepuasan yang tidak terlupakan.

Penemuan Hair Dryer Dyson ini telah melalui pengujian yang cukup panjang dan dilakukan oleh para teknisi handal yang menemukan sebuah tenologi bernama Intelligent Heat Control. Teknologi ini dapat menstabilkan suhu panas yang dihasilkan Hair Dryer Dyson tersebut agar tidak berlebihan. Hair Dryer ini juga menggunakan terminator kaca yang dapat mengukur suhu 20 kali setiap satu detik dan mentransmisikan data tersebut ke mikroprosesor sehingga bisa mengontrol panas. Produk ini tidak hanya dibuat dalam satu atau dua tahun, tapi sudah melalui penelitian bertahun-tahun. Mekanik yang turun tangan pun bukan sekadar merancang Hair Dryer, namun juga mempelajari seluk-beluk tentang rambut hingga kondisi-kondisi rambut.

Apakah anda berniat untuk membeli Hair Dryer ini?