Bedakan Antara Cinta Dan Nafsu Dalam Hubungan Anda

Ada beberapa orang yang mengatakan bahwa, ungkapan “aku mencintaimu”, sudah bukan lagi menjadi sebuah kepastian untuk melanjutkan hubungan pada tahap yang lebih serius. Apalagi jika melihat keadaan zaman seperti sekarang ini. Kalimat “aku mencintaimu”, bahkan sudah jauh lebih murah dari harga cabai di pasar. Orang sangat mudah mengatakan kalimat tersebut dan juga mudah untuk meninggalkan kalimat itu.

Berhati-hatilah dengan seseorang yang begitu mudah mengatakan bahwa dia mencintaimu, karena bisa saja yang diucapkannya tersebut adalah sebuah kebohongan yang dilakukan untuk mendapatkan sesuatu yang lain dari anda. Sebelum anda benar-benar yakin dengan perasaan anda, sebaiknya anda tidak mengobral kalimat ini, karena anda akan menyakiti perasaan orang lain. Mencintai yang sebenarnya bukanlah sesuatu yang mudah untuk dikatakan. Mencintai seseorang hanya bisa dirasakan dengan hati. Itulah pengertian yang sebenarnya.

Jika anda bertemu dengan seseorang yang membuat anda tertarik, ada baiknya jika anda tidak terburu-buru mengucapkan kalimat “aku mencintaimu” pada orang tersebut. Anda harus benar-benar tahu, apakah anda sedang benar-benar jatuh cinta, atau hanya nafsu belaka. Hal ini sangat penting, karena sebuah hubungan pasti bermuara pada tahap yang lebih serius, bukan? Jika anda salah dalam mengartikan antara cinta dan nafsu, hubungan anda mungkin akan berakhir dengan cepat dan sia-sia.

Banyak pasangan yang menjalin sebuah hubungan, tapi tidak tahu apakah mereka benar-benar mencintai pasangan mereka atau hanya main-main saja. Untuk anda yang sudah sampai pada tahap yang lebih dewasa, harusnya anda bisa lebih bijak dalam membedakan perasaan anda tersebut. Tapi jika anda memang belum mengerti akan hal itu, tidak ada salahnya jika anda meminta nasihat dari beberapa teman atau anggota keluarga anda.

Berikut ini adalah beberapa tanda bahwa hubungan anda sebenarnya bukan karena atas dasar cinta, melainkan nafsu:

1. Tidak mengetahui apapun yang berhubungan dengan pasangan anda

Saat anda memiliki pasangan, pernahkah anda mengingat tentang hal-hal apa saja yang disukainya? Apa makanan kesukaannya, olahraga yang disukainya, dan sebagainya? Jika tidak ada satupun yang anda ketahui tentang pasangan anda, bisa dipastikan kalau sebenarnya dasar hubungan anda tersebut bukanlah cinta. Bisa saja perasaan anda hanya perasaan kagum semata atau bahkan hanyalah sebuah nafsu belaka. Seseorang yang mencintai pasangannya, akan berusaha mencari tahu segala hal tentang pasangannya, termasuk hal-hal yang disukainya dan hal-hal yang dibencinya. Jika hanya karena nafsu, anda akan bersikap cuek dan terkesan tidak peduli.

2. Hubungan Tidak Seimbang

Hubungan yang didasarkan karena cinta, pasti akan menjadikan hubungan tersebut seimbang. Tidak akan ada pihak yang merasa paling dirugikan atau paling diuntungkan. Keduanya akan saling menerima dan memberi dengan seimbang. Jika hanya satu orang saja yang diuntungkan, sedangkan yang lain dirugikan, tentu itu bukan cinta namanya. Jika hubungan yang anda jalani tersebut hanya sekedar nafsu, salah satu dari anda hanya akan menerima tanpa memberi. Hal inilah yang membuat sebuah hubungan menjadi tidak seimbang.

3. Malu mengenalkan pasangan kepada teman atau keluarga

Pernahkah anda mengenalkan pasangan anda kepada teman dan keluarga anda? atau pernahkah anda memajang fotonya di bbm atau di sosial media lainnya? Kalau anda bangga mengenalkan pasangan anda kepada teman atau bahkan kepada keluarga anda, berarti anda benar-benar mencintai pasangan anda tersebut. Tapi jika hubungan yang anda jalin dengan pasangan hanya atas dasar nafsu, anda mungkin akan merasa malu untuk memperkenalkannya pada teman dan keluarga anda.

4. Tidak Sepenuh Hati Untuk Melakukan Apapun Dalam Hubungan

Jika anda benar-benar mencintai pasangan anda, anda akan selalu melakukan apapun demi dia, selama anda masih sanggup untuk melakukannya jika apa yang disuruh masih dalam kadar yang wajar. Jika di dalam hubungan anda merasa berat melakukan sesuatu untuk pasangan anda, berarti anda tidak mencintainya. Orang yang mencintai pasangannya pasti rela mengorbankan apapun untuk pasangannya.

5. Tidak memiliki rencana kedepannya

Hubungan yang dijalin oleh sepasang kekasih, pasti mengharapkan sesuatu yang lebih serius, seperti tahap pernikahan. Pacaran untuk waktu yang lama dan tidak mimiliki ujung, bukanlah sebuah cinta. Jika anda mencintai pasangan anda, anda pasti memiliki rencana masa depan untuk membawa hubungan tersebut sampai pada jenjang pernikahan. Berbeda halnya jika hubungan yang anda jalani tersebut, adalah atas dasar nafsu. Hubungan yang hanya berlandaskan nafsu, biasanya lebih spontan dan senang berpetualang, tanpa harus memiliki rencana masa depan.

Hubungan pasangan itu bukanlah sebuah permainan yang bisa anda lakukan setiap saat. Jika anda menjalin hubungan hanya atas dasar nafsu dan bukan karena cinta, sebaiknya anda segera mengakhiri hubungan tersebut. Untuk mereka yang baru beranjak dewasa, mungkin belum menyadari arti cinta yang sebenarnya. Tapi untuk anda sebagai orang yang sudah dewasa, berhentilah menjalin hubungan yang hanya didasari karena nafsu, karena hubungan tersebut tidak akan bisa berlangsung lama. Ingatlah, didalam nafsu tidak ada cinta. Tapi di dalam cinta, pasti ada nafsu. Anda hanya perlu memilih salah satu di antara pilihan tersebut.