Setelah Baca Ini, Yakin Masih Mau Buang Air Kecil Berdiri?

Kencing atau bahasa yang lebih sopannya adalah buang air seni. Umumnya jika ditanya kepada laki-laki, bagaimana cara mereka membuang air kecil? Pasti kebanyakan dari mereka akan mengatakan bahwa “berdiri” karena posisi ini paling sering dilakukan saat buang air kecil.

Kita juga bisa melihatnya dari banyaknya Toilet yang menyediakan sarana buang air kecil yang terpasang tergantung. Mungkin sepintas akan terlihat sangat praktis, membuat laki-laki tidak harus membuang banyak waktu dan tempat untuk membuang air kecil.

Tapi tahukah kalian sebenarnya bahwa kencing berdiri itu adalah salah satu penyebab terjadinya banyak penyakit, terutama kencing batu, hayo pada panik tuh yang kencing berdiri. Selain menimbulkan banyak penyakit, dalam agama Islam kencing berdiri juga dilarang. Tidak baik dari pandangan medis dan juga dilarang dalam agama Islam, tentu saja kedua hal tersebut memiliki alasan yang kuat.

Pandangan Medis

Mungkin sudah banyak yang tau tapi masih nganggap remeh perihal bahaya kencing berdiri bagi kesehatan. Dan yang harus diingat bahwa hal ini tidak hanya berlaku bagi laki-laki saja, wanita yang kencing berdiri juga bisa beresiko terkena gangguan kesehatan. Akan tetapi umumnya memang para wanita melakukan buang air kecil dengan cara jongkok dan hal itu sangat bagus.

Mungkin bagi para lelaki akan merasa sangat repot jika mereka buang air kecil dengan cara jongkok dan terkesan seperti perempuan. Tapi ketahuilah bahwa hal tersebut justru baik untuk kesehatan kalian. Bayangkan saja jika kalian terus melakukan pipis dengan cara berdiri, maka hasil yang akan kalian dapatkan adalah seperti berikut:

Batu ginjal dan kencing batu

Buang air kecil adalah proses dimana kita akan mengeluarkan sisa-sisa metabolisme tubuh (mengeluarkan kotoran tubuh). Oleh karena itu dalam membuang air kecil kita harus dituntut untuk melakukannya dengan benar dan sesuai aturan. Dan apabila kita melakukan buang air kecil dalam keadaan berdiri, maka akan tidak membuat seluruh air seni keluar dan ada yang tersisa di dalam kandung kemih. Oleh sebab itu air seni yang tertinggal lama kelamaan akan mengendap dan mengeras sehingga membentuk kristal yang kemudian menjadi batu ginjal dan akhirnya akan menjadi kencing batu.

Lemah syahwat

Kencing berdiri juga bisa mengakibatkan lemah syahwat, pasti para lelaki takut dengan hal ini bukan? Sebab kejantanan kalian diuji disini. Bayangkan saja jika kalian masih melakukan kecing dengan cara berdiri, maka akan membuat urine yang tersisa akan mengakibatkan kelenjar pada otot dan urat-urat halus yang ada disekitar penis menjadi lembek dan kendur. Nah, lho apa mau, masih muda udah lemah syahwat?

Dari Segi Hadits

Tak hanya dipandang buruk dari segi medis saja, bahkan agama Islam juga sangat melarang kencing berdiri lho dan bahkan ada empat hadits yang menjelaskannya, seperti berikut:

  • “Siapa yang bilang bahwa Rasulullah SAW kencing sambil berdiri, jangan dibenarkan. Beliau tidak pernah kencing sambil berdiri.” Hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu ”anha,
  • Dan satu lagi Aisyah ra. juga berkata bahwa Rasulullah SAW tidak pernah kencing sambil berdiri semenjak diturunkan kepadanya Al-Quran.
  • Sesungguhnya banyak siksa kubur dikarenakan kencing maka bersihkanlah dirimu dari (percikan dan bekas) kencing. (HR. Al Bazzaar dan Ath-Thahawi)
  • Rasulullah saw. pernah melewati dua buah kuburan, lalu beliau bersabda: Ingat, sesungguhnya dua mayit ini sedang disiksa, namun bukan karena dosa besar. Yang satu disiksa karena ia dahulu suka mengadu domba, sedang yang lainnya disiksa karena tidak membersihkan dirinya dari air kencingnya. Kemudian beliau meminta pelepah daun kurma dan dipotongnya menjadi dua. Setelah itu beliau menancapkan salah satunya pada sebuah kuburan dan yang satunya lagi pada kuburan yang lain seraya bersabda: Semoga pelepah itu dapat meringankan siksanya, selama belum kering. Hadits riwayat Ibnu Abbas ra (Shahih Muslim No.439)

Selain hadits tersebut, larangan untuk kencing berdiri ada karena kebanyakan orang biasanya akan membuang air kecil terlebih dahulu sebelum mendirikan shalat dan ketika rukuk atau sujud maka akan terasa seperti ada sesuatu yang keluar dari kemaluannya. Dan itu adalah sisa air kecing yang tidak habis tuntas saat kalian buang air kecil sambil berdiri.

Jika shalat terus dilanjutkan, maka tidak akan sah. Sebab seperti yang kita ketahui bersama bahwa menjalankan shalat kita harus benar-benar bersih dari hadats kecil maupun besar, sedangkan air kencing adalah najis! So, apa kalian mau shalat kalian sia-sia?

Cara Baik Buang Air Kecil

Jika sudah membaca bahaya yang kamu dapatkan saat buang air seni dengan berdiri, maka sebaiknya janga melakukannya lagi ya guys! Jika alasan kalian kencing berdiri lebih praktis dan tidak buang banyak waktu, atau mengaggap bahwa sudah menjadi kebiasaan dari kecil.

Coba deh lakukan penelitian sendiri, kamu lakukan dengan cara buang air kecil di kamasr andi lalu jangan siram atau dibersihkan dan kamu akan melihat betapa kerasanya kerak-keraknya, iuhh dan bayangin aja kerak yang keras itu berada di kantong kemaluan kalian, hiii.

Daripada terjadi hal yang aneh-aneh pada kesehatan kalian, maka lebih baik lakukan cara seperti ini. Cobalah untuk buang air seni jongkok dan dengan keadaan keadaan bertinggung tulang paha di kiri dan kanan merenggangkan himpitan buah zakar. Ini memudahkan air kencing mudah mengalir habis dan memudahkan untuk menekan pangkal buah zakar sambil berdehem-dehem. Dengan cara ini air kencing akan keluar hingga habis, malahan dengan cara ini kekuatan sekitar otot zakar terpelihara.

Nah, apa sekarang masih ada yang mau kecing berdiri? Mau kena kencing batu? Atau mau disiksa di kubur? Bebas sih mau pilih yang mana, hehe!