Ditinggal Sang Anak, Ibu Ini Tetap Menunggu Selama 13 Tahun

Kasih ibu sepanjang masa tetapi kasih anak sepanjang jalan, pepatah ini mengartikan bahwa kasih orang tua itu tidak akan pernah habis bahkan sampai akhir jaman dan kasih anak hanyalah sepanjang galah. Memang benar adanya bahwa kasih sayang seorang ibu itu memang tidak ada duanya, bahkan seorang ibu rela melakukan apapun demi anaknya. Bahkan ada hadis yang menyebutkan bahwa surga ada ditelapak kaki ibu, maka dari itu jika kita melukai hati atau perasaan ibu kita secara otomatis kita juga merusak surga kita sendiri.

Namun beberapa waktu ini ada berita muncul yang sangat menyayat hati, dimana ada seorang ibu yang ditinggalkan oleh anaknya selama 13 tahun. Kisah pilu ini terjadi pada seorang wanita tua di Purwokerto-Jawa Tengah. Nama wanita tua tersebut adalah Karfiah. Karfiah adalah seorang janda yang telah ditinggal mati oleh suaminya, selama penikahannya memang Karfiah tidak dikaruniai seorang buah hati tetapi hal tersebut tidak membuat naluri keibuannya mati. Setelah suaminya meninggal, Karafiah memutuskan untuk mengadopsi seorang anak .

Seperti ibu dan orangtua lainnya, Karafiah sangat mencintai dan menyayangi anak angkatnya tersebut dan bahkan ia menganggap anak itu seperti anak kandungnya sendiri. Ia mengurus dan menyekolahkan anak tersebut bahkan sampai ke perguruan tinggi. Seperti orangtua yang lainnya, Karfiah juga menikahkan si buah hati yang sudah beranjak dewasa.

Namun malang nasibnya, seperti pepatah “air susu dibalas dengan air tuba”, bukan malah berterima kasih karena telah diadopsi, dibesarkan, bahkan sampai dinikahkan, malah semua perbuatan baik itu dibalas dengan kejam oleh anak angkatnya yang bernama Rina. Anak itu justru dengan tega membuang Karfiah di jalanan.

Singkat cerita, Rina ingin menjual rumah yang sedang ditempati oleh Karfiah, rumah tersebut adalah rumah peninggalan Alm suami Karafiah, Rina sendiri berjanji akan membelikan rumah yang baru untuk mereka tempati dan akhirnya Karfiah pun bersedia untuk menjual rumah tersebut. Namun mirisnya setelah menjual rumah tersebut, Rina membawa ibunya pergi dan menurunkan ibunya ketepi jalan, bahkan ia juga menyuruh ibunya untuk menunggu sebentar karena dia ingin mengambil uang dan yang lebih parahnya adalah sampai hari ini juga si Anak tersebut tidak pernah kembali, bahkan sudah 13 tahun berlalu Rina juga tidak pernah kembali, namun karafiah masih tetap setia menunggu kedatangan anaknya tersebut.

Namun kesetian dan kasih sayang seorang ibu ini tidak pernah pupus, Karafiah juga tidak marah ataupun dendam dengan anaknya walaupun ia sudah di bohongi. Saat ini Karafiah tinggal di tempat yang terbilang tidak layak huni, karena tempatnya yang kotor lembab dan bau. Bau menyengat dan tidak sedap dapat tercium dari dalam gubugnya. Karena beliau kencing dan buang air besar di tempat itu juga, ditambah lagi sekarang bahwa beliau sekarang terkena sakit strok. Ya Allah kenapa begitu lengakap derita yang engkau beri padanya.

Biar begitu pahit dan begitu berat derita yang ia terima karena perlakuan anak angkatnya tersebut, namun Karfiah sampai saat ini masih setia menunggu kedatangan anaknya ditempat dimana dulu ia ditinggalkan oleh anaknya.

Inilah kondisi ibu Karfiah sebelum dibantu oleh dinas setempat. Rambutnya yang kusut seperti tidak pernah disisir dan keadaan gubug nya yang sangat tidak layak huni.

Dan atas bantuan Cak budi yang mengunggah video tersebut, sekarang ibu Karfiah mendapat bantuan dari berbagai kalangan, terutama dari PURWOKERTO UNDERCOVER FB COMUNITY dan gubug reotnya juga di benahi agar dapat  menjadi tempat tinggal yang layak huni untuknya

Semoga saja ibu Karfiah dapat diberi kesehatan dan kekuatan ya guys 🙂