Yuk, Ketahui Negara Mana Saja Yang Telah Melegalkan Hukuman Kebiri

Beberapa tahun belakangan ini di Indonesia sedang marak dengan kasus kejahatan seksual yang terjadi kepada anak-anak. Para pelaku kejahatan seksual pada anak terancam mendapatkan hukuman kebiri. Namun hukuman ini masih menjadi polemik di Indonesia.

Negara Indonesia bukanlah negara pertama yang ingin menerapkan hukuman kebiri bagi penjahat seks terhadap anak-anak. Ternyata sudah ada beberapa negara di dunia ini yang telah menerapkan hukuman kebiri. Berkut ini, artikel mimin bakalan ngebahas tentang apa itu kebiri dan negara mana saja yang sudah menerapkan hukuman kebiri.

Apa itu Kebiri?

Pengebirian adalah penghapusan penis dan testis, organ seks eksternal laki-laki. Hukuman kebiri telah ada di Eropa sejak Abad Pertengahan. Namun pengertian untuk hukaman kebiri yang dilakukan bukanlah mutilasi dua testis atau buah zakara, akan tetapi kebiri kimiawi.

Dimana akan disuntikan zat kimia tertentu yang umumnya sebuah hormon antiandrogen untuk menurunkan level testosteron, hormon laki-laki yang bertanggung jawab pada timbulnya libido. Umumnya kebiri terdiri dari dua macam dan tekniknya, yaitu kebiri fisik dan kimiawi

Kebiri fisik dilakukan dengan cara mengamputasi organ seks eksternal pemerkosa sehingga membuat pelaku kekurangan hormon testosteron. Kurangnya hormon ini akan banyak mengurangi dorongan seksualnya.

Kebiri kimiawi tidak dilakukan dengan mengamputasi testis, tetapi dengan cara memasukkan zat kimia antiandrogen ke tubuh seseorang supaya produksi hormon testosteron di tubuh mereka berkurang. Hasil akhirnya sama dengan kebiri fisik, yakni menghilangkan libido atau hasrat seksual atau kemampuan ereksi.

Kedua hukuman ini memiliki efek yang berbeda-beda

Efek untuk kebiri kimiawi: Hukuman kebiri kimiawi menimbulkan efek negatif berupa penuaan dini pada tubuh. Cairan antiandrogen diketahui akan mengurangi kepadatan tulang sehingga risiko tulang keropos atau osteoporosis meningkat. Antiandrogen juga mengurangi massa otot sehingga memperbesar kesempatan tubuh menumpuk lemak yang pada gilirannya meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

Efek kebiri fisik: Memang berbeda dengan kebiri fisik, kebiri kimiawi tidak bersifat permanen. Artinya, jika pemberian zat antiandrogen dihentikan, maka efeknya juga akan berhenti dan pemerkosa akan mendapatkan lagi fungsi seksualnya, baik berupa hasrat seksual maupun kemampuan ereksi.

Dari pembahasan kebiri tadi selanjutnya berikut ini adalah negara yang sudah menerapkan hukuman kebiri bagi si penjahat seksual terhadap anak-anak:

Korea Selatan

Bisa dibilang bahwa negara yang satu ini merupakan negara yang pertama di Asia yang menerapkan hukuman kebiri bagi para pelaku kejahatan seksual terhadap anak-anak. Negara gingseng ini telah melegalkan hukuman kebiri di tahun 2011. Undang-undang tersebut disahkan pada bulan Juli ditahun tersebut dan mengijinkan suntikan kebiri pada terdakwa kejahatan seksual berusia di atas 19 tahun.

Pada saat itu ada dua pria yang telah menjalani hukuman kebiri. Park (45) menjadi orang pertama di tahun 2012 yang dijatuhi hukuman suntikan kebiri setiap 3 bulan selama 3 tahun.

Ia disuntik kebiri setahun setelah dilepaskan dari penjara dan menjalani hukuman 10 tahun penjara karena memperkosa anak berusia 10 tahun. Sebelumnya ia juga dipenjara tiga kali karena melakukan pelecehan seksual pada anak berusia kurang dari 16 tahun.

Pria bernama Pyo (31) menjadi pria kedua yang mendapatkan hukuman kebiri karena berhubungan badan dengan tiga remaja yang ia kenal melalui layanan chatting di ponsel. Ia juga didakwa karena menyebarkan rekaman video berisi pelecehan seksual dan melakukan pemerkosaan setelah mengancam korban dengan senjata.

Inggris

Seorang Ilmuwan terkenal yang kisah hidupnya baru saja diangkat dalam sebuah film berjudul The Imitation Game, Alan Turning, juga menjadi korban dari tindakan kebiri. Ia ditangkap polisi Inggris di tahun 1952 karena menjadi homoseksual.

Tak tahan menjalani efek dari suntikan kebiri, Turning akhirnya bunuh diri di usia 41 tahun. Penemu komputer ini kemudian secara resmi dibersihkan namanya oleh Ratu Elizabeth II pada tahun 2013.

Saat ini para narapidana kejahatan paedofilia di Inggris secara sukarela menjalani suntikan kebiri. Mereka memang tak mau kejahatan itu terulang lagi. Sebanyak 25 narapidana secara sukarela melakukan suntikan ini di tahun 2014.

Amerika Serikat

Di Amerika serikat terhitung sudah ada 9 negara bagian, termasuk California, Florida, Oregon, Texas, Montana dan Washington yang menerapkan hukuman kebiri. Negara bagian California merupakan yang negara bagian AS pertama yang memberlakukan hukuman kebiri secara kimiawi bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak. Hukuman kebiri di California diterapkan sejak tahun 1996.

Sedangkan di negara bagian Florida, hukuman kebiri diberlakukan sejak tahun 1997. Di beberapa negara bagian tersebut, hukuman kebiri kimiawi bisa dilakukan tergantung pada keputusan pengadilan, untuk tindak pidana pertama.

Namun untuk tindak pidana kedua, hukuman kebiri diberlakukan secara paksa kepada pelaku kejahatan seksual. Pada utamanya, otoritas negara bagian AS tersebut menyatakan hukuman kebiri layak diberikan kepada pelaku kejahatan seksual terhadap anak-anak.

Rusia

Negara ini menjadi negara yang baru saja mengesahkan undang-undang yang melegalkan hukuman kebiri di Rusia. Para penjahat seksual yang melakukan kejahatan pada anak berusia di bawah 14 tahun menjadi sasarannya. Meski begitu, seseorang harus dinyatakan benar-benar paedofilia oleh panel dokter.

 

 

Polandia

Pemerintah Polandia meloloskan aturan yang mengatur hukuman kebiri terhadap pelaku kejahatan seksual anak sejak tahun 2009. Namun aturan tersebut baru diberlakukan sejak tahun 2010. Penerapan hukum kebiri di Polandia dilakukan secara paksa terhadap pelaku yang telah dinyatakan bersalah oleh pengadilan. Tetapi, narapidana harus didampingi oleh psikiatri sebelum menjalani hukuman ini.

 

Israel

Belum tahu pasti sejak kapan pemerintah Israel memberlakukan hukuman kebiri bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak. Namun media setempat, Haaretz, sempat memberitakan dua pelaku kejahatan seks anak yang sepakat untuk menjalani hukuman kebiri secara kimiawi pada Mei 2009.

Hukuman tersebut diberlakukan secara sukarela, sehingga harus ada kesediaan dari si pelaku untuk menjalankannya. Saat itu, kedua pelaku yang merupakan kakak beradik bersedia menjalani pengobatan untuk menekan libido mereka demi mencegah mereka melakukan kejahatan yang sama di masa mendatang. Sebelum menjalani hukuman kebiri, kedua pelaku telah menjalani hukuman penjara terlebih dahulu.

Argentina

Lucunya hukuman kebiri disini hanya berlaku di satu provinsi saja yakni Mendoza sejak tahun 2010. Dengan adanya aturan yang disahkan melalui dekrit oleh pemerintah provinsi, setiap pelaku kejahatan seksual atau pemerkosa di Mendoza terancam hukuman kebiri secara kimiawi.

Hukuman kebiri di Provinsi Mendoza diberlakukan secara sukarela agar tidak melanggar hukum internasional atau konstitusional Argentina. Sebanyak 11 terpidana kasus pemerkosaan di Mendoza sepakat untuk menjalani hukuman kebiri secara kimiawi.

Selain itu, dengan bersedia menjalani hukuman kebiri, para pelaku kejahatan seksual juga mendapat imbalan peringanan hukuman penjara yang harus mereka jalani.

Australia

Di Australia hukuman kebiri secara kimiawi hanya berlaku di beberapa negara bagian saja, termasuk Western Australia, Queensland dan Victoria. Pada tahun 2010 lalu, seorang pelaku kejahatan seksual anak yang berulang kali terjerat hukum di North Queensland kembali diadili karena meraba dan mencium gadis di bawah umur. Pria ini telah menjalani hukuman kebiri kimiawi sebelumnya, dengan secara sukarela mendapat pengobatan untuk mengurangi libidonya.

Kemudian ditahun 2012, dua pelaku kejahatan seksual di Victoria sepakat untuk menjalani hukuman kebiri kimiawi, melalui pengobatan untuk mengurangi libido mereka.

Melihat maraknya kejahatan seksual terhadap anak-anak yang ada di Indonesia, ada baiknya juga jika Indonesia mengikuti jejak negara-negara tersebut. Agar dapat memberikan efek jerah bagi pelakunya. Kalau hanya di penjara saja tidak akan membuat si pelaku kapok.