Jangan Lakukan Pose Selfie Ini, Jika Tidak Ingin Dalam Bahaya

Selfie adalah singkatan dari “self potrait” yang artinya foto hasil memotret diri sendiri, yang biasanya diambil dengan menggunakan smartphone atau webcam, lalu diupload ke sosial media. Seperti sebuah virus, budaya atau kebiasaan selfie sudah mewabah ke seluruh generasi, tanpa memandang usia, waktu, dan tempat.

Kapan saja, dan dimana saja, jika memungkinkan untuk dilakukan, maka kesempatan untuk selfie tidak akan disia-siakan. Walau hanya mengambil dua atau tiga foto, yang penting selfie. Yah, begitulah kebiasaan orang-orang saat ini. Bahkan tak jarang, demi mendapatkan hasil foto selfie yang berbeda dari yang lainnya, seseorang rela melakukan apa saja, walau sebenarnya apa yang dilakukannya tersebut dapat membahayakan keselamatannya sendiri. Tapi untuk mendapatkan sebuah pengakuan dari masyarakat, bahaya apapun rela dilakukan.

Itulah sebabnya, mengapa tak jarang ditemukan kasus meninggalnya seseorang, akibat terobsesi mendapatkan foto selfie yang dianggap sempurna. Salah satu contohnya adalah: melakukan selfie di atas gunung merapi, di atas gedung yang sangat tinggi, di jalan, di rel kereta api, dan di tempat-tempat berbahaya lainnya. Selfie sebenarnya bukanlah sesuatu yang berbahaya. Manusianyalah yang menjadikannya sesuatu yang berbahaya.

Biasanya saat melakukan selfie, seseorang akan memiliki pose-pose sendiri, yang menjadi ciri khas berfoto orang tersebut. Ada juga beberapa pose selfie, yang paling sering dilakukan oleh kebanyakan orang. Yah, semuanya kembali kepada orang itu sendiri, dan sesuai dengan kenyamanan mereka masing-masing. Akan tetapi, baru-baru ini didapat kabar, bahwa ada pose selfie tertentu, yang menjadi sangat berbahaya untuk dilakukan sekarang ini.

Salah satu pose selfie tersebut adalah pose dengan membentuk huruf ‘V’ pada kedua jari. Pose ini merupakan pose yang paling sering dilakukan oleh kebanyakan orang. Kalau dilihat, sebenarnya pose ini sangat mudah dilakukan, dan sepertinya tidak akan membahayakan hidup orang-orang yang melakukannya. Tapi ternyata, bahkan pose paling aman sekalipun bisa menjadi sangat bahaya untuk dilakukan. Pose yang dianggap sebagai lambang victory (kemenangan) atau peace (perdamaian) ini, ternyata memiliki bahaya tersendiri.

Memang terdengar tidak masuk akal jika dipikir-pikir, tapi menurut pihak berwenang di Cina, mengacungkan jari telunjuk dan jari tengah untuk membentuk huruf ‘V’ saat berfoto, ternyata sangat beresiko membuat identitas orang yang ada di dalam foto tersebut mudah untuk dicuri oleh penjahat Cyber. Penjahat Cyber ini, memiliki kesempatan yang besar, untuk meniru atau membuat replika sidik jari anda, dari foto selfie dengan tangan membentuk huruf V yang anda lakukan. Penjahat tersebut kemudian akan menggunakan sidik jari tersebut, untuk melakukan suatu kejahatan.

Ini bukanlah sebuah pendapat yang tidak disertai alasan yang kuat. Pada tahun 2014 lalu, saat seorang ahli keamanan Jan Krissler berhasil membuat tiruan digital sidik jari dari menteri pertahanan Jerman. Dari segi pengguna biasa, hal ini bisa dikatakan cukup berbahaya, mengingat kebanyakan smartphone saat ini sudah dilengkapi dengan fitur NFC untuk melakukan pembayaran. Biasanya, fitur NFC itu dilengkapi dengan keamanan sidik jari. Artinya, untuk melakukan pembayaran via NFC, pengguna harus memindai sidik jari terlebih dahulu sebagai langkah keamanan.

Hal tersebut memang terdengar menyeramkan dan mungkin untuk dilakukan, tapi kegiatan pencurian data menggunakan sidik jari ini memang masih sangat sulit dilakukan, tapi memiliki potensi untuk dilakukan, mengingat teknologi semakin canggih, dan otak manusia semakin berkembang. Untuk menangkap detail sidik jari, Dibutuhkan kamera dan foto beresolusi tinggi, untuk membuat tiruan digitalnya. Memang tidak semua orang bisa membuat sidik jari tiruan dengan mudah. Tetapi tidak ada salahnya jika mulai saat ini, anda lebih berhati-hati untuk melakukan pose tersebut.