Sering Sakit Pinggang Kiri Dan Kanan? Ternyata Ini Penyebabnya

Jika kita mengalami rasa sakit dibagian tubuh, alangkah baiknya jika kita mengetahui apa yang terjadi agar dapat memudahkan kita untuk dapat mengatasinya. Jika setiap rasa sakit yang ada di tubuh kita dibiarkan terus menerus maka akan berakibat penyakit tersebut menjadi bertambah parah.

Rasa sakit yang sering sekali diabaikan semua orang dan bahkan dianggap sepele adalah sakit di bagian pinggang. Nah, artikel kali ini bakal ngebahas tentang penyakit pinggang. Berikut ulasannya:

Sakit pinggang pasti pernah dialami bagi semua orang, identiknya sakit pinggang bisa menyerang pinggang sebelah kanan dan kiri di bagian belakangnya.

Rasa nyeri pada pinggang bagian kanan bisa disebabkan oleh banyak kemungkinan. Beberapa kondisi yang memungkinkan munculnya sakit pinggang sebelah kanan antara lain:

Penyempitan Tulang Belakang

Penyempitan tulang belakang menjadi salah satu pemicu utama yang mengakibatkan pinggang sebelah kanan anda menjadi terasa sakit. Penyebab terjadinya penyempitan pada bagian ini adalah artitis yang terkait dengan bertambahnya usia seseorang.

Sakit pinggang sebelah kanan yang dirasakan akibat kondisi ini biasanya akan menjadi terasa saat beraktivitas. Rasa sakit ini akan reda saat penderitanya beristirahat.

Ginjal yang Bermasalah

Apabila ginjal bermasalah, maka salah satu bagian pinggang akan terasa sakit. Letak ginjal yang berada tepat di pinggang membuat bagian ini takkan bisa bebas dari rasa sakit saat ginjal mengalami infeksi atau batu ginjal.

Jika ginjal bagian kanan yang menderita sakit, maka pinggang bagian kanan juga akan merasakan sakit, demikian juga sebaliknya. Biasanya, sakit yang menyerang pinggang dikarenakan penyakit di ginjal sudah akut atau kronis.

Cedera

Persendian pada tulang belakang seseorang terutama bagian piringannya rentan cedera, terutama saat usia semakin tua. Jika piringan sendi ini cedera, maka ia akan menekan syaraf yang ada di sekitarnya sehingga memunculkan rasa sakit. Cedera ini biasanya dirasakan saat seseorang mengangkat beban berat berlebihan. Sakit pinggang sebelah kanan yang diakibatkan oleh cedera ini bisa berlangsung hingga tiga hari.

Trauma pada Otot

Layaknya otot di bagian lain, otot pada punggung juga bisa mengalami keseleo dan otot kaku. Gejala yang bisa menjadi pertanda terjadinya trauma jenis ini adalah kram otot dan kejang otot yang terjadi mendadak tanpa bisa dikendalikan.

Kesulitan lain yang akan timbul akibat kondisi ini adalah terbatasnya aktivitas yang bisa dilakukan. Pinggang akan susah diajak kompromi saat hendak berjalan, berdiri, dan membungkuk. Olahraga terlalu keras bisa juga menjadi penyebabnya.

Linu Panggul

Linu panggul bisa dirasakan oleh siapa saja yang mengalami tekanan atau iritasi pada syaraf siatik. Syaraf siatik merupakan syaraf dengan ukuran paling panjang dalam tubuh yang menjalar melalui punggung, panggul, bokong, hingga ujung kaki.

Empedu Bermasalah

Empedu adalah bagian dari hati yang salah satu fungsinya untuk mencerna lemak dalam tubuh. Letak empedu ada di perut atas bagian kanan.

Tak hanya sakit pinggang di bagian sebelah kanan saja yang banyak dialami, sakit pinggang dibagian sebelah kiri juga ternyata menjadi penyakit yang banyak menimpa semua orang.

Hampir setiap hari kita dapat jumpai pasien dengan keluhan sakit pinggang, keluhannya pun bermacam-macam ada yang sakit pas ditengah-tengah, samping kanan dan sakit pinggang sebelah kiri. Semua bertanya apa penyebab sakit pinggan yang dialaminya, adakah sesuatu yang berbahaya dan tentunya bagaimana pengobatannya.

Strain

Strain diartikan sebagai ketegangan, cedera atau keseleo pada alat gerak yang ada di pinggang sebelah kiri. Sekelompok otot dan ligamen sepanjang tulang belakang yang berfungsi memberikan dukungan dan gerakan pada pinggang suatu ketika dapat mengalami cedera, ketegangan otot, dan keseleo. entah karena terjatuh, mengangkat benda berat, atau gerakan yang salah. Hal ini tentu akan menimbulkan rasa sakit.

Gejalanya berupa nyeri yang akan memburuk dengan gerakan, batuk, tertawa dan bersin. Nyeri biasanya terlokalisir pada pinggang yang terkena saja. Jika Anda mengalami hal ini, maka langkah pertama adalah beristirahat.

Pengobatannya dapat dilakukan dengan cara menerapkan kompres es selama 20 menit beberapa kali sehari. Obat penghilang rasa nyeri (analgetik) yang dijual bebas seperti ibuprofen, naproxen dan acetaminofen dapat membantu meringankan rasa sakit.

Herniated Disc dan Skiatika

Diantara tulang belakang kita, ternyata memiliki struktur yang memberikan bantalan disebut disc atau diskus. Seiring waktu diskus ini bisa aus, menyusut, dan bahkan pecah dan menonjol (herniated disc atau HNP = Herniasi Nuclues Pulposus).

Gejala ketika disk di punggung bawah menekan saraf sciatic, maka kondisi penyakitnya disebut sciatica. Inilah yang sering dikenal sebagai “saraf kejepit”. Rasa sakit biasanya dirasakan dibawah pantat, pinggul dan menjalar ke paha hingga kaki terkadang timbul mati rasa dan kesemutan yang sangat menyiksa.

Pengobatan nyeri punggung bawah akibat herniated disc ini dimulai dengan pendekatan konservatif, yakni menggunakan terapi fisik, obat bebas penghilang rasa sakit dan memodifikasi kegiatan sehari-hari untuk mengurangi nyeri. Jika seseorang sudah mengalami mati rasa atau kehilangan kekuatan, pengobatan yang dapat dianjurkan salah satunya suntikan kortikosteroid.

Tujuan utama pengobatan awal adalah untuk mengurangi rasa sakit dan mengembalikan fungsi normal sehari-hari. Pembedahan atau operasi umumnya sebagai jalan terakhir yang diperlukan jika mati rasa.

Infeksi Ginjal

Infeksi biasanya dimulai dari kandung kemih kemudian naik ke ginjal sehingga ginjal menjadi meradang dan tentunya timbul rasa sakit pada pinggang sebelah kiri (jika ginjal sebelah kiri yang terkena). Demam dan mual juga dapat menyertai infeksi ginjal.

Rasa sakit terjadi pada daerah panggul sepanjang tulang belakang dan di atas pinggul. Rasa sakit akan memburuk dengan gerakan atau tekanan pada pinggang. Infeksi ginjal harus diperiksakan ke dokter untuk mendapatkan terapi antibiotik. Terkadang, rawat inap diperlukan untuk terapi antibiotik intravena (melalui infus).

Stenosis Spinal

Penyakit ini kanal dengan (terowongan) tulang belakang mulai sempit dan mengganggu sumsum tulang belakang. Proses ini terjadi pada orang yang tua, yang terjadi sebagai dampak dari arthritis, herniasi dan pembentukan taji tulang.

Gejala termasuk sakit punggung, mati rasa, kelemahan atau hilangnya kekuatan.

Perawatan awal untuk stenosis tulang belakang. Kontrol nyeri dapat dicapai dengan menggunakan obat non-steroid, relaxers otot, antidepresan dan obat-obatan narkotika. Terapi fisik dapat membantu mempertahankan kekuatan dan mobilitas serta meningkatkan keseimbangan.

Penyakit ini wajib kita ketahui, agar kita tahu kemana kita harus memeriksanya